Kamis, 11 Juni 2020

youtuber


Youtuber, vlogger, influenser, konten creator, stand up comedian, mc, dan beberapa yang sejenis lainnya adalah Pekerjaan yang sangat baru dan tidak pernah terpikirkan atau bahkan dicita-citakan oleh manusia generasi 80’, 90’, sampai 2000 an. Menjadi pegawai pabrik, pilot, dokter, nahkoda, polisi, dan tantara menjadi pekerjaan impian orangtua -orangtua pada generasi itu untuk anaknya. Meskipun sampai saat ini masih ada yang bercita -cita demikian termasuk pengetik tulisan ini.

Jess No Limit dan Frost Diamond adalah dua contoh konten creator atau youtuber Indonesia yang cukup sukses. Dengan mengusung konten game online, mereka berdua berhasil meraup puluhan juta subscriber. 15,3 juta subs untuk Jess No Limit, dan 11 juta subs untuk Frost Diamond. Adapun estimasi pendapatan adsense mereka perbulan adalah 6,4 Miliyar untuk jess no limit dan 8,3 Miliyar untuk frost diamod. Wow, fantastis.

Ada lagi contoh youtuber lainnya adalah Tan Boy Kun dan Farida Nurhan. Berawal dari kegemaran mereka tentang kuliner dan traveling, mereka juga berhasil merubahnya menjadi salah satu sumber pendapatan yang luar biasa dari youtube. 4,14 miliyar untuk Tan Boy Kun dan 1,07 miliyar untuk Farida Nurhan. Adapun jumlah subscriber mereka saat ini adalah 8,4 juta untuk Tanboy Kun dan 2,4 juta subs untuk Farida

Pernah kakak saya meng-endorse Farida nurhan pada saat jumlah subscribernya masih 1 juta dan jumlah followers instagramnya masih sekitar 700 ribuan. Kala itu kakak saya bernegosiasi untuk mempromosikan produk dagangannya -“mushroom chips” (jamur tiram goreng) -melalui akun Instagram Farida Nurhan, setelah menemukan kesepakatan, akhirnya kakak saya memutuskan untuk mengendosenya dalam bentuk instastory. Tawaran harga layanannya yang paling murah. Dengan durasi video 1 menit dan masa penayangan yang hanya 24 jam, kakak saya harus membayarnya dengan harga 1 juta rupiah. Sebenarnya agak mahal untuk sebuah home industry yang masih merintis. Namun harga tersebut cukup pantas untuk sebuah promosi produk kakak saya yang alhamdulillah saat ini jumlah produksi dan omsetnya cukup meningkat. Meskipun tidak hanya melalui itu, namun jalur itu sangat membantu. 1 tahun yang lalu hanya bisa memproduksi 1000 pcs dalam 1 bulan, kini kakak saya mampu memproduksi 5000 pcs dalam 4 hari pada bulan ini (juni 2020).

Menjadi youtuber tidak terbatas pada usia. Tua maupun muda bisa menjadi youtuber. Kalua mau. Bahkan anak -anak sekalipun. Kontennya pun bebas selain hobi -hobi di atas, bisa juga tentang kehidupan sehari -hari seperti Kiflyf, dan Jerome Polin untuk youtuber dewasa, Lifia Niala, dan Hanna Callista untuk youtuber anak -anak.

Berawal dari hobi menjadi rejeki. Itu komentar saya terhadap pencapaian mereka. Dengan hanya bermain game online yang direkam saat bermain, makan -makan, bermain -main dan kemudian di upload ke channel youtube mereka, mereka berhasil mendapatkan penghasilah yang super fantastis.

Mungkin ini dulu tulisan saya hari ini…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Prof. DR. Ngainun Naim, M. H. I.

Sebelum saya menceritakan beberapa kanangan saya terkait dengan Prof. DR. Ngainun Naim, M. H. I, saya ingin terlebih dahulu mengucapkan ...